Senin, 27 Agustus 2018

AKU DAN PUTRIA LINGSIT

Aku dan Putria lingsit yang tidak pernah terpisahkan. Awal mula aku bertemu Putria itu ketika umurku 17 tahun,  yeay itu adalah umur terbaik di sepanjang hidup manusia, dewasa kaga tapi sok sok mau dibilang diwasa. Ya itu kebukti kalau kita dilarang melakukan sesuatu orang tua kite. " Kak jangan pulang malem malem " ibuku selalu saja menyuruhku begitu tapi aku selalu membantah " aku sudah gede bu " padahal ke tilang polisi aja masih suka nelpon ibu. ya... itu contoh kecil dari anak 17 tahun yang sok-sok dewasa.Cekidot kembali kita bahas Putria Lingsit. sip dia adalah pujaan hati ku selalu menemaniku kemanapun aku pergi bodynya sangat langsing dada dan bokong sangat besar kulit putih mulus meski ada sedikit tato dan sedikit wajahnya hitam sih. Tapi aku tetapp mencintaiinyaaaaaaaaa !!!

ini ada foto kedekatanku dengan Putria, awas kamu jangan sampai suka ya kawanku.


Gimana cantikkan pacarku ini? meski beberapa kali kita terjatuh aku selalu bangkit bersamanya. Tikusruk ke solokan karena aku mengantuk, nabrak tukang becak, sampe nabrak soang karena aku melamun liat cewek cantik. ini adalah jurnalku dan Putria, kenapa aku memberikan nama Putria Lingsit karena itu merupakan filosifi kehidupan kami berdua, yang artinya ( PUTIH CERIA LINCAH DAN GESIT ). Putih kendaraan dan penggunanya serta hatinya, lincah perjalanannya dan gesit tarikkannya. Bukan hanya itu kamipun pernah bekerja bersama di perusahaan yang berbeda raksaksa transportasi online saat ini. Tapi ketika kami sudah bekerja sepenuh hati dan selalu memberi pelayanan yang terbaik kepada konsumen, kami telah dihianati oleh kedua perusahaan itu. Akhirnya aku dan Putria kembali menjadi pekerja serabutan. Rencana kami kedepannya kami akan berputar alias touring di daerah depan rumahku, biar lebih menyenangkan dan irit bensin. 
Terimakasih